Kesabaran Dinan Fajrina Diuji, Jauh dari Doni Salmanan, Suami Terancam Dimiskinkan, Kini Curhat Pilu

Doni Salmanan terancam 20 tahun penjara hingga dimiskinkan imbas investasi bodong, Dinan Fajrina selaku istri beri dukungan, singgung soal kesabaran.

Belum lama ini, Doni Salmanan resmi ditetapkan sebagai tersangka, mengikuti jejak rekannya asal Medan, Indra Kenz.

Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersanfka usai menjalani pemeriksaan selama 13 jam oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Doni Salmanan dicecar 90 pertanyaan mengenai keterlibatannya dalam kasus platform binary option Qoutex.

Saat ini, Bareskrim Polri telah memblokir rekening atas nama Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan.

Setelah ditetapkan tersangka, polisi langsung menahan Doni Salmanan.

Dinan Fajrina bicara soal kesabaran imbas suaminya, Doni Salmanan terjerat masalah.

Selain ditahan, kini berbagai hujatan menerpa keluarga Doni Salmanan.

Bahkan istri dari Doni Salmanan, yakni Dinan Fajrina turut mendapat hujatan dan kritikan.

Banyak warganet yang meragukan kesetian Dinan Fajrina saat suaminya terpuruk.

Dinan Fajrina kemudian mencurahan isi hati alias curhat di tengah masalah yang dihadapi sang suami.

Dia mengunggah tulisan tentang kesabaran melalui akun miliknya di Instagram Story.

“Sabar adalah ketika hatimu membara,” tulisnya di Instagram Story, Sabtu, 12 Maret 2022.

Dinan Fajrinan memilih untuk tetap diam.

“Sabar adalah ketika hatimu membara tapi kamu tetap diam,” tuturnya.

Ini bukan kali pertama Dinan memberi semangat untuk sang suami.

Sebelumnya, wanita cantik itu juga sempat memberikan semangat untuk sang suami yang tengah terjerat kasus investasi bodong.

Kondisi Doni Salmanan Pasca Ditahan

Pasca ditetapkan tersangka, polisi langsung menahan Doni Salmanan.

Lantas bagaimana kondisi Doni Salmanan yang kini tengah ditahan di Rutan Bareskrim Polri?

Kuasa hukum ungkap kondisi Doni Salmanan selama ditahan di

Tak ingin membuat publik penasaran, kuasa hukum Doni Salmanan, Iqbal Firdaus akhirnya mengungkapkan kondisi terkini kliennya yang tengah ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak Selasa, 8 Maret 2022 lalu.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat, 11 Maret 2022.

Menurut Iqbal, pria yang dijuluki Crazy Rich Bandung itu dalam keadaan sehat.

“Sehat. Cuma meriang aja,” ujar Iqbal Firdaus.

Hanya saja, Doni Salmanan merindukan sosok sang istri, Dinan Fajrina.

Mengingat keduanya baru saja menikah pada 14 Desember 2021 lalu.

“Dia merindukan kasih sayang dari istrinya karena baru menikah,” kata Iqbal Firdaus.

Iqbal Firdaus mengatakan bahwa Dinan Fajrina selalu mendukung suaminya dan bahkan sering menjenguk di Rutan Bareskrim Polri.

“Support dari istrinya alhamdulillah.

Beliau salah satu orang yang mendukung suaminya,” ujar Iqbal.

“Mendoakan supaya urusannya cepat selesai. Istrinya sering datang,” pungkasnya.

Berapa lama ancaman hukuman penjara yang dihadapi Doni Salmanan?

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri melakukan penahanan terhadap Doni Salmanan setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option Quotex.

“Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, malam ini juga, atau setelah ini, Saudara DS dilakukan penahanan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Selasa (8/3/2022).

Doni Salmanan

Sebagai informasi, Doni Salmanan diperiksa selama 13 jam dan diberondong 90 pertanyaan dari penyidik.

Kemudian, setelah penyidik melakukan gelar perkara, Doni Salmanan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, hingga Rabu (9/3/2022) dini hari, Doni Salmanan disebut masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Bareskrim Polri.

“Saat ini masih dilakukan atau masih dalam proses pemeriksaan sebagai tersangka,” ucap Ahmad Ramadhan.

Diberitakan sebelumnya, kasus berawal dari laporan terduga korban berinisial RA.

RA melaporkan Doni Salmanan dengan nomor LP: B/0059/II/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 3 Februari 2022.

Atas perbuatannya, Doni Salmanan disangkakan dengan Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28 ayat (1) Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kemudian, dijerat juga dengan Pasal 378 dan Pasal 55 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Oleh karenanya, Doni Salmanan terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

(TribunSumsel/Fadly, Kompas/Baharudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.