Pelukan Terakhir Melly Mono Sebelum Ayahnya Meninggal dalam Tidur, Sang Penyanyi : Hati Kayak Kosong

Kabar duka datang dari kehidupan penyanyi Melly Mono, mantan vokalis band SHE.

Ayahanda Melly Mono, Teddy Parlin Widjaja meninggal dunia Kamis (3/2/2022), di kediamannya di Jakarta.

Kabar duka tersebut pertama kali terlihat dari unggahan instagram story Melly Mono.

Melly Mono mengunggah foto-foto karangan bunga dari kerabat dan sahabat-sahabatnya di instagram, yang bertuliskan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Teddy Parlin Widjaja.

Manajer Melly Mono, Dolly membenarkan bahwa ayahanda mantan vokalis grup band SHE itu meninggal dunia.

“Iya benar mas,” kata Dolly.

Dolly tidak bisa menyampaikan secara pasti kapan ayahanda Melly Mono meninggal dunia.

“Saya dapat kabar meninggalnya kemarin di Jakarta,” ucapnya, ketika dihubungi Wartakotalive, Jumat (4/2/2022).

Sang manajer, Dolly mengatakan kalau meninggalnya ayahanda mantan vokalis grup band SHE itu karena sakit.

“Sakit jantung. Cuma sebelum tidur sempat mengeluh sesak. Tapi akhirnya bisa tidur,” ucapnya.

Menurut pengakuan Melly Mono kepadanya, Teddy Parlin Widjaja meninggal dunia dalam keadaan sedang tidur.

“Meninggal pas tidur tanpa kesakitan,” ujar Dolly.

Sementara itu, Melly Mono terlihat menuliskan curhatan pilunya suai ditinggal wafat ayahanda tercinta.

Meski bersedih, Melly Mono mengaku ikhlas, aplagi melihat jenazah ayahnya tersenyum.

Penyanyi yang sempat digosipkan dekat dengan Ariel NOAH itu pun menyebut akan selalu mendoakan mendiang ayahnya.

“Papa, barusan Melly lihat wajah papa.

Wajahmu senyum pa, seperti sebuah kemenangan menutup tugasmu di dunia.

Atau mungkin papa sudah bahagia dan tenang di sana.

Melly ikut bahagia, Melly ikhlas..

Melly doakan papa berada di tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis Melly Mono.

curhatan pilu Melly Mono seusai ditinggal wafat ayahanda

Sementara itu, Melly Mono teringat akan kenangan terakhirnya bersama sang ayah.

Di saat terakhirnya ayahanda Melly Mono itu disebutkan sempat memeluk sang putri satu-satunya.

“Mungkin harimu sudah berakhir, dan kemarin adalah pelukan terakhir kita.

Tapi, ingatan ini semua, cerita tentang papa tidak akan pernah hilang.

Dalam pikiran dan hati anak perempuanmu satu-satunya, I love you pa,” tulis Melly Mono.

“Bangun tidur, hati kayak kosong. Ternyawa ada luka yang begitu menyakitkan, yaitu rasa kehilangan,” tambahnya.

Saat ini, jenazah ayahanda Melly Mono disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara.

 

(Wartakota/;TribunBogor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.