Pasca Divonis Seumur Hidup, Kondisi Herry Wirawan Dibocorkan Kepala Rutan : Masih Biasa Saja Sih

Kondisi terkini terdakwa kasus pemerkosaan terhadap 13 santriwati, Herry Wirawan diungkap oleh kepala rumah tahanan tempatnya dipenjara.

Seperti diketahui, Herry Wirawan kini ditahan di Rutan Kebon Waru Bandung.

Kepala Rumah Tahanan Kebon Waru Riko Stiven mengungkap, Herry WIrawan dalam kondisi yang sehat pascavonis yang diberikan terhadapnya.

Ia pun menyebut kalau Herry Wirawan masih terlihat tersenyum.

Meski begitu, ia juga mengatakan kalau Herry Wirawan juga terlihat sedih.

Diberitakan sebelumnya, Herry Wirawan divonis pidana penjara seumur hidup.

Menurut hakim, Herry terbukti memerkosa 13 santriwati yang merupakan anak didiknya.

Hakim berpendapat bahwa terdakwa sebagai pendidik dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) seharusnya melindungi dan membimbing anak-anak yang belajar, sehingga anak-anak yang mondok dapat tumbuh dan berkembang.

Namun, sebaliknya terdakwa malah memberi contoh tidak baik dan merusak masa depan anak-anak.

Menurut hakim, perkembangan anak menjadi terganggu.

Selain itu, perbuatan Herry merusak fungsi otak anak korban pemerkosaan.

Herry Wirawan terbukti melanggar Pasal 81 ayat 1, ayat 3, ayat 5 jo Pasal 76 D Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Pascavonis yang diberikan itu, kondisi Herry Wirawan pun diungkap oleh kepala rutan.

Menurut kepala rutan, Herry Wirawan tampak masih beraktivitas seperti biasa dan mengikuti shalat berjamaah.

“Masih biasa saja sih beliau,” kata Kepala Rumah Tahanan Kebon Waru Riko Stiven, dilansir dari Kompas.com, Senin (22/2/2022).

Meski begitu, menurut Riko, Herry Wirawan terlihat sedih pascaputusan pidana seumur hidup terhadapnya.

“Pasti sedih kan. Pastilah, kelihatan tapi berusaha senyum aja,” ucapnya.

Riko mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan kabar soal pemindahan penahanan Herry, pasalnya belum ada putusan inkrah di pengadilan.

Meski begitu, pihaknya memastikan Herry dalam keadaan aman dan sehat di Rutan Kebonwaru.

“Saya pastikan Herry dalam keadaan sehat, aman di rutan, kan gitu,” ucapnya.

Seperti diketahui, Herry memperkosa 13 santriwati di beberapa tempat, yakni di yayasan pesantren, hotel, hingga apartemen.

Fakta persidangan pun menyebutkan bahwa terdakwa memperkosa korban di gedung yayasan KS, Pesantren TM, Pesantren MH, basecamp, Apartemen TS Bandung, otel A, hotel PP, hotel BB, hotel N, dan hotel R.
Peristiwa itu berlangsung selama lima tahun, sejak tahun 2016 sampai 2021.

Pelaku adalah guru bidang keagamaan sekaligus pimpinan yayasan itu.

Para korban diketahui ada yang telah melahirkan dan ada yang tengah mengandung.

Jaksa Ajukan Banding

Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mengajukan banding atas putusan vonis penjara seumur hidup terhadap Herry Wirawan.

“Ya, untuk perkara Herry Wirawan, pada hari ini kita mengajukan banding atas putusan majelis hakim sekitar 6 hari yang lalu, dan hari ini JPU telah mendaftarkan bandingnya ke PN Kota Bandung,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bandung Dodi Gazali Emil di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (21/2/2022).

Dodi tidak menjelaskan secara rinci materi pengajuan banding tersebut.

“Alasan banding nanti kita bisa jelaskan lebih lanjut. Tentu JPU yang akan menjelaskan, tapi yang jelas kami sudah mengajukan banding pada hari ini,” ucap Dodi.

hakim tinggi dapat mempertimbangkan banding yang diajukan saat ini.

Baca juga: Desak Jaksa Ajukan Banding atas Kasus Herry Wirawan, Keluarga Korban: Kami Sangat Memohon

“Ya tentunya dari penuntut umum mengharapkan banyak hal yang dipertimbangkan, tapi nanti kami akan berkoordinasi dengan penuntut umumnya, alasan banding yang dilakukan pada hari ini,” ucap Dodi.(*)

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.