TERUNGKAP Fakta Asli Baby Leslar Dibongkar Karyawan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Valdi: Gue Saksi Mata

  • Share

Kebahagiaan masih dirasakan pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar atas lahirnya Muhammad Leslar Al Fatih Billar.

Kini, fakta sebenarnya soal kelahiran Baby Leslar pun diungkap karyawan Lesty Kejora dan Rizky Billar yakni Content creator Valdi Akbar.

Dia buka suara terkait sejumlah isu terkait Muhammad Leslar Al-Fatih Billar alias Baby Lestar.

Diketahui, Lesti Kejora melahirkan buah cintanya dengan Rizky Billar pada 26 Desember 2021.

Dikabarkan, Bayi Lesti Kejora dan Rizky Billar yang semula dipanggil Baby L itu terlahir prematur.

Penyebabnya, Baby L lahir 5 minggu lebih cepat dari Hari Perkiraan Lahir atau HPL.

Namun, ada isu jika Baby Leslar tak terlahir prematur seperti digaungkan.

Menanggapi itu, Valdi Akbar menepis kabar yang menyebut Baby L sebenarnya tidak terlahir prematur.

Ini seperti dikutip dari kanal YouTube Seleb Cam pada Selasa, 11 Januari 2022.

“Banyak kan yang fitnah-fitnah gitu, tapi menurut gue dengan kondisi yang 8 bulan itu katanya sih memang prematur,” ujar dia.

Valdi Akbar mengaku, dirinya adalah salah satu saksi mata saat kelahiran Baby L.

“Kan banyak yang bilang kok beratnya ini segala macem, gue mah saksi mata kok,” tutur dia.

“Liat sendiri emang kondisi bayinya kalau lahir itu dari kecil kan membesar terus menyusut lagi,” sambungnya.

Sementara, mengikuti jejak Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rizky Billar dan Lesti Kejora mengumumkan wajah dan nama lengkap dari sang buah hati dalam acara yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi.

Dalam acara tersebut, publik dibuat bertanya-tanya dengan kondisi Baby L saat syuting.

Mengingat bayi yang terlahir prematur memiliki kondisi yang jauh lebih sensitif dibandingkan bayi normal lainnya.

Apalagi kondisi suhu ruangan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan bagi para orang tua.

Suhu ruangan yang ideal untuk bayi prematur tidak boleh terlalu panas maupun terlalu dingin.

Pasalnya, bayi prematur dapat berkeringat secara berlebihan dan mengalami hipotermia.

Menanggapi itu, Valdi Akbar membeberkan bahwa ruangan studio sudah diatur sedemikian rupa sehingga aman bagi Baby L.

“Aman sih, kemarin kan di studio udah safety,” katanya.

Ungkap Valdi Akbar, Baby L dibedong dan sudah mengenakan jaket agar merasa nyaman selama syuting.

“Udah pakai jaket, dibedong segala macem,” lanjutnya.

Penyebab dan Perawatan Bayi Prematur

Bayi lahir prematur terjadi ketika usia kehamilan belum genap usia 37 minggu.

Bayi prematur yang lahir terlalu dini biasanya mengalami beragam komplikasi kesehatan.

Seperti sesak napas, gangguan jantung, otak, pencernaan, metabolisme, sampai daya tahan tubuh.

Semakin dini bayi lahir prematur, risiko terjadinya komplikasi semakin tinggi.

Melansir Mayo Clinic, terdapat beberapa jenis kelahiran prematur berdasarkan usia kehamilan bayi, yakni:

– Prematur akhir: bayi lahir di usia kehamilan 34-36 minggu
– Prematur sedang: bayi lahir di usia kehamilan 32-34 minggu
– Sangat prematur: bayi lahir di usia kehamilan pada atau sebelum 32 minggu
– Prematur ekstrem: bayi lahir di usia kehamilan pada atau sebelum 25 minggu

Kabar baiknya, sebagian besar kasus bayi prematur lahir di fase prematur akhir.

Penyebab bayi lahir prematur

Penyebab bayi lahir prematur belum diketahui secara pasti.

Namun, ada beberapa hal yang meningkatkan peluang ibu melahirkan bayi prematur, antara lain:

– Kehamilan bayi kembar
– Ibu hamil memiliki riwayat gangguan pada rahim atau leher rahim
– Ibu hamil terkena infeksi
– Ibu hamil memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi
– Pernah melahirkan bayi prematur
– Berat badan berlebih atau terlalu kurus sebelum hamil
– Pernah keguguran
– Mengalami trauma fisik atau kecelakaan
– Stres

Ibu hamil bisa mencegah kelahiran bayi prematur dengan mengontrol beberapa faktor risiko yang bisa dikendalikan di atas.

Melansir PregnancyBirthBaby, jika ibu hamil mengalami gejala kelahiran prematur segera bawa ke dokter atau rumah bersalin terdekat.

Beberapa tandanya antara lain kontraksi, ketuban pecah, pendarahan, keluar lendir dari vagina, dan bayi tiba-tiba tidak aktif bergerak.

Bayi prematur sebaiknya dilahirkan di rumah sakit dengan fasilitas NICU.

Proses melahirkan bayi prematur biasanya sangat cepat.

Setelah lahir, tenaga medis kemungkinan akan merawat bayi prematur di ranjang atau tempat perawatan khusus.

Tim medis akan menjaga bayi agar tetap hangat, memberikan bantuan pernapasan, obat, atau alat bantu untuk menjaga detak jantung tetap stabil.

Beberapa masalah pada bayi prematur di antaranya gangguan pernapasan, jantung, pencernaan, penyakit kuning, sampai anemia.

Setelah bayi prematur stabil, bayi biasanya baru dipindahkan ke ruang perawatan NICU.

Sebagian besar bayi prematur umumnya bisa tumbuh secara normal.

Namun, mereka perlu pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang berkala karena lebih berisiko dibandingkan bayi yang lahir tidak prematur.

Untuk memantau pertumbuhan bayi prematur, Anda perlu memahami usia si kecil yang sudah dikoreksi.

Usia koreksi batu prematur adalah usia kronologis bayi dikurangi jumlah minggu atau bulan bayi dilahirkan.

Misalkan bayi berusia enam bulan dan lahir dua bulan lebih awal. Artinya, tumbuh kembang bayi saat itu mengikuti bayi berusia empat bulan.

Kebanyakan dokter anak mengoreksi usia tumbuh kembang bayi prematur sampai anak berusia dua tahun.

 

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *