SUDAH 40 Hari Kepergian Laura Anna, Ibunda Curhat Pilu: Tak Pernah Satu Hari pun Mama Lupa Akan Dirimu

Ameilia Edelenyi curhat pilu tepat di 40 harian kepergian Laura Anna, dia mengaku hingga kini masih terus menangis teringat sang putri.

Tak terasa sudah 40 hari Laura Anna meninggal dunia.

Wafatnya mantan kekasih Gaga Muhammad itu memang mengejutkan khalayak ramai, namun keluarga berusaha untuk tetap tegar.

Untuk mengenang kepergian Laura Anna, baru-baru ini keluarga menggelar acara 40 harian Laura Anna.

Acara itu berlangsung pada Minggu, 23 Januari 2022 kemarin, di Komplek Puri Gading, Bekasi.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah teman mendiang Laura Anna.

Dalam satu kesempatan, Ameilia Edelenyi selaku ibunda dari Laura Anna mengaku masih sangat merindukan sosok sang putri.

Hal ini diungkap oleh ibunda Laura lewat unggahan Instagram terbaru tepat di hari ke-40 Laura Anna meninggal.

Ameilia Edelenyi curhat pilu di 40 harian Laura Anna.

Meski Laura Anna telah pergi 40 hari lalu, namun Ameilia mengaku hingga saat ini masih selalu menangisi kepergian sang putri.

“Sudah 40 hari kamu laura tinggalin mama dan kita semua, tidak pernah satu haripun mama tidak menangis,” ujar Ameilia Edelenyi dikutip TribunStyle.com dari Instagramnya, Senin, 24 Januari 2022.

Selain tak pernah berhenti menangis, Ameilia juga selalu teringat dengan mendiang putrinya itu.

“Tidak satu hari pun mama lupa akan diri kamu,” imbuhnya.

Tak ingin terus bersedih, ibunda Laura Anna hanya bisa terus mendoakan agar sang putri bahagia di akhirat sana.

“Bahagia selalu kamu di sana ya sayangnya mama. terima kasih @sealisyah,” pungkasnya.

Tak ayal, unggahan Amelia tersebut langsung diserbu beragam komentar dari warganet.

Tak sedikit dari mereka turut menguatkan ibunda Laura Anna dengan kalimat penyemangat.

“Sampai nanti malam ya sayang We join together in Love & Prayer for our Lauuu,” kata Jennifer Jill.

“Yang kuat mama amel, Laura pasti bangga banget punya mama dan keluarga seperti kalian. Love mama dan laura,” imbuh salah satu warganet.

“Mama Amel peluk online dan tawakal ya mamell kita semua kangen banget juga sama Laura semoga dia sudah bahagia di surga aamiin,” timpal warganet lainnya.

Ayah Laura Anna Soroti Hukuman Gaga Muhammad

Sementara itu di lain sisi, Gaga Muhammad menjadi sorotan publik lantaran laporan Laura Anna mengenai kecelakaan yang membuatnya mengalami kelumpuhan.

Gaga Muhammad harus menanggung akibat dari kecelakaan tersebut dengan mempertanggung jawabkan perbuatannya itu.

Gaga Muhammad telah dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara serta denda sebanyak Rp 10 juta.

Menanggapi vonis tersebut, ayah Laura Anna, Gabor Edelenyi akhirnya buka suara.

Dia menyebut, apapun hukuman yang diterima Gaga, tak akan bisa mengembalikan sang putri yang telah meninggal dunia.

Gabor Edelenyi ayah Laura Anna soroti hukuman yang menimpa Gaga Muhammad.

“Gaga dipenjara atau tidak, Laura tidak akan kembali. Ini yang problem,” ujar Gabor Edelenyi dikutip TribunStyle.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Sabtu, 22 Januari 2022.

Selain itu, pria berdarah Hungaria tersebut juga menyinggung soal karma kepada Gaga Muhammad.

“Laura sudah tidak ada, Gaga masih hidup.

Nanti kita lihat bagaimana hidupnya,” imbuhnya.

Kendati demikian, Gabor Edelenyi tetap menaruh rasa prihatin kepada Gaga yang harus menjalani hukuman penjara.

“Saya kasihan banget,” ujarnya.

Terlepas dari itu semua, Gabor Edelenyi menilai hukuman yang dijatuhkan tersebut setimpal dengan kelalaian Gaga Muhammad.

“Tapi bagus dia dapat (hukuman) ini karena dia minum sama menyetir mobil,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Laura Anna meninggal dunia pada 15 Desember 2021 lalu di tengah perjuangannya menuntut keadilan atas perbuatan Gaga Muhammad.

Laura Anna mengalami spinal cord injury alias cedera tulang belakang hingga jadi lumpuh akibat kecelakaan lalu lintas bersama Gaga pada pada 2019 lalu.

Atas perbuatannya pada Laura Anna, Gaga Muhammad divonis 4 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 10 juta.

Sebelum tutup usia, asam lambung Laura Anna naik.

Jenazah Laura Anna dikremasi di Krematorium Heaven pada 16 Desember 2021.

Sebagian abunya dilarungkan ke Laut Ancol keesokan harinya.

 

(TribunStyle.com/Jonisetiawan).

Leave a Reply

Your email address will not be published.