SONTAK Kelakuan Betrand Peto Pada Putri Ruben Onsu Picu Teguran Umi Kalsum, Ibu Ayu Ting Ting

Hampir selalu menghabiskan waktu bersama kedua adiknya, perlakuan Betrand Peto pada putri bungsu Ruben Onsu dan Sarwendah memicu reaksi dari Umi Kalsum, ibunda pedangdut Ayu Ting Ting.

Memang usai pindah ke kediaman Ruben dan Sarwendah, Onyo sapaan akrab Betrand Peto langsung dekat dengan kedua adiknya.

Bahkan saat tak ada Sarwendah dan Ruben Onsu di rumah mereka, Onyo lah yang bertugas untuk menjaga Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu.

Tak heran jika kini baik Thalia maupun Thania begitu sulit dipisahkan dengan penyanyi berusia 16 tahun itu.

Bukan hanya mahir dalam menjaga dan mengurus kedua adiknya, Betrand Peto rupanya turut ikut mengajari kedua adik – adiknya tersebut terutama soal menyanyi sesuai profesinya kini.

Kerap meniru tingkah sang kakak saat menyanyi, dilansir melalui unggahan video yang dibagikan oleh Ruben Onsu lewat akun instagram miliknya, Kamis (20/1/2022) di usianya yang baru menginjak 2 tahun Thania sudah mahir bernyanyi.

https://www.instagram.com/p/CY7nb_fJEPy/

Sambil mengenakan piyama, tampak Thania yang didampingi oleh Betrand Peto sudah hafal menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dengan artikulasi yang begitu jelas.

“Hormat gerak, tangannya diganti yang ini, tegak gerak,” ucap Onyo sambil mengarahkan Nia.

Seolah begitu piawai memegang microfon di tangannya, Thania pun ikut menyanyi bersama Betrand Peto sembari melakukan penghayatan yang membuatnya semakin terlihat menggemaskan.

Melihat kelakuan kedua anak sahabat putrinya tersebut, Umi Kalsum pun bereaksi dengan menegur kelakuan lucu Thania di kolom komentar.

“lucu bgt sih a @ruben_onsu,” tulis ibu Ayu Ting Ting.

Selain Umi Kalsum, warganet lainnya pun tururt memuji tingkah lucu Thania bersama Betrand Peto.

“ivanova.regina : Ampuuuuuunnnn hahahahahahahahaha aduuh gemeesss bangeetttt,”

“laila_rakha : Pagi2 udh di bikin Gemeessshh sama nia, pagi anak baik,”

“rittarrajagukguk : Cubanget gak kuaaaat,”

* Tips Agar Bayi Tumbuh Cerdas

1000 hari pertama bayi hingga dirinya menginjak usia 2 tahun merupakan periode emas yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak secara optimal demi masa depannya.

Pada masa ini, nutrisi yang lengkap menunjang pertumbuhan otaknya sebagai modal masa depan. Kendati demikian, stimulus juga memiliki kedudukan penting untuk perkembangan kecerdasan.

Memahami hal ini, dr. Arifianto, Sp A ., spesialis kesehatan anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, membeberkan 5 rahasia membesarkan bayi cerdas.

· Jalin ikatan emosional yang erat
Ini bisa didapat dari memberikan bayi naluri rasa aman dengan selalu mengupayakan skin to skin contact sejak baru lahir.

Selain itu, memberi pijatan lembut pada tubuhnya, pakaikan sendiri pakaian bayi, serta berbicara pada bayi sejak awal dapat menjadi pemicu naluri rasa aman bayi. Dan, hindari bertengkar di hadapan bayi karena akan menularkan rasa cemas pada bayi.

· Sering bercakap-cakap dengan bayi .
Semakin banyak kosa kata yang didengar sejak awal, makin dini anak mengembangkan kemampuan bicaranya.

Anak berusia 3 tahun yang telah dapat berbicara dengan baik, dikatakan memiliki IQ yang lebih tinggi dibanding yang lain. Cobalah berbicara dalam nada yang bervariatif ketika berbicara dengan bayi.

· Optimalkan ekspresi wajah saat berkomunikasi.
Bayi dapat menangkap ekspresi wajah orang-orang di sekitarnya, semenjak masih berusia 3 hingga 4 bulan.

Kemampuan membaca ekspresi wajah adalah dasar komunikasi non verbal anak. Jika perlu, kerap tunjukkan ekspresi wajah yang ceria dan bahagia sehingga bayi juga menjadi bayi yang bahagia.

· Batasi penggunaan car seat dan stroller.
Lebih baik bagi bayi untuk digendong daripada menggunakan stroller . Bahkan menggendong bayi dengan tangan, lebih baik daripada menggendong dengan kain atau gendongan kangguru.

Saat digendong dengan tangan, bayi dapat berotasi sesuka hatinya, bergerak lebih leluasa, dan dapat melihat ke banyak sisi seperti yang diinginkannya. Ini akan membuat bayi banyak belajar dari lingkungan sekitar.

· Tunjukkan benda yang dituju sembari berbicara.
Gunakan kalimat panjang yang menjelaskan berbagai benda yang Anda tunjuk. Kendati bayi belum paham apa yang dijelaskan orang dewasa, mereka akan mengingat apa yang tertangkap pendengarannya.

Ini akan membuatnya lebih cepat bicara. Pada bayi berusia 9 bulan, mereka mulai memahami ketika Anda menunjuk ini dan itu sembari berbicara.

 

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published.