HEBOH Luna Maya Bekukan Sel Telur, Mantan Ariel Noah Rupanya Punya Tekad, Alasannya tak Terduga!

Baru-baru ini artis peran dan presenter Luna Maya menjadi sorotan karena mengaku telah membekukan sel telur alias freeze egg.

Pengakuan itu terungkap ketika Luna jadi bintang tamu vlog Venna Melinda, pertengahan Januari 2022 lalu.

Melalui vlog pribadinya, Luna Maya mengatakan sebenarnya sudah lama berencana untuk membeku sel telur sejak 2017.

Namun rencananya memang baru terlaksana pada pertengahan 2021 lalu.

Semua terjadi karena kesibukannya.

“Sudah tahu ini sejak empat atau lima tahun lalu. Baru benar-benar mau ngelakuin itu 2017 akhir menuju 2018. Tapi, karena sibuk, oke (diundur) ke 2019,” cerita Luna Maya melalui vlog pribadinya, Senin (24/1/2022).

“Terus karena sibuk, maunya 2020. Karena pandemi, tidak bisa ke luar negeri, diurungkan niatnya, ternyata di Indonesia ada. Ya, sudah, aku lakukan di Indonesia tahun lalu,” sambung Luna.

Mantan kekasih Ariel Noah ini mengatakan sama sekali tak ragu untuk membekukan sel telurnya.

Luna Maya yakin betul, keputusannya itu adalah sebuah solusi terbaik.

“Ragu, sih, enggak, karena ini adalah salah satu solusi terbaik buat perempuan-perempuan yang merasa khawatir,” jelas Luna Maya.

“Karena bagaimana pun, perempuan itu, setiap bertambahnya umur, sel telur yang dihasilkan selalu berkurang,”

“Dia akan berhenti tidak menghasilkan sel telur sampai akhirnya menopause,” imbuh Luna Maya.

Atas dasar pemikiran itu, Luna pun mantap untuk membekukan sel telur miiknya.

Luna Maya melakukan itu semata-mata demi masa depannya sendiri.

“Mumpung masih muda, masih sehat, tidak ada salahnya punya alternatif ini. Sebenarnya, sebelum hujan, sedia payung saja. Ini tindakan preventif saja,” ucap Luna Maya.

Namun tentunya Luna Maya tidak akan menggunakan sel telur yang dibekukan itu, jika beroleh jodoh dalam waktu dekat.

Pemain film “Suzzanna: Bernapas dalam Kubur” ini juga ingin mencoba dengan cara normal untuk punya keturunan.

“Sampai saat ini, aku belum menikah, usia bertambah. One day, aku ingin punya keluarga, ingin punya anak. Mumpung masih muda dan bagus sel telurnya, aku bekukan,” papar Luna.

“Tapi, siapa tahu, besok, bulan depan, tahun depan, ternyata aku menikah, dan sel telur masih bagus, ya sudah, itu (sel telur yang dibekukan) enggak usah dipakai. Normal saja,” pungkasnya.

Persiapan Agar Tetap Bisa Punya Anak, Luna Maya Akui Sudah Lakukan “Freeze Egg” Tak Terbeban Usia

Artis peran Luna Maya baru saja mengungkapkan fakta mengejutkan tentang dirinya yang belum diketahui publik.

Secara terus terang kepada Venna Melinda, Luna Maya secara blak-blakan mengakui telah melakukan ‘freeze egg’ pada usianya yang hampir menginjak kepala 4, atau lebih tepatnya 38 tahun.

Luna Maya menjalani proses itu tak lain untuk menjaga kesuburan sel telurnya dengan cara membekukannya lebih awal.

Caranya dengan mengumpulkan dan membekukan sel telur yang kemudian dapat dipakai jika dia bertekad untuk memiliki anak.

Luna Maya sendiri mengungkapkan alasan tersendiri soal itu.

Pasalnya, Luna Maya menerangkan, kesuburan seorang perempuan akan turun seiring bertambahnya usia.

“Aku enggak pernah berpikir kalau umur itu suatu masalah, ya mungkin ada biological thinking ya kalau ingin menjadi seorang ibu.”

“Tapi, aku sudah freeze egg, hehe,” ucap Luna, dikutip dari kanal Youtube Venna melinda Channel, dikutip Sabtu (15/1/2022).

Dengan tegas, Luna Maya meyakini suatu saat nanti masih dapat hamil dan memiliki keturunan.

Mengingat teknologi semakin maju, juga dilengkapi dengan gaya hidup Luna Maya yang sehat dan disiplin.

“Iya, aku sudah. Dan aku pikir dengan teknologi dan pola hidup aku, aku rasa aku cukup sehat untuk seusia aku, dan aku masih punya untuk energi itu,” sambungnya.

Meski pada umumnya perempuan seusia Luna sudah berkeluarga dan berketurunan, dia tak mau terburu-buru dan menjadikannya sebagai halangan untuk membangun keluarga.

Bagi Luna Maya, pada usia berapapun itu, dia masih dapat berkesempatan untuk berpasangan dan melahirkan buah hati.

“Entah kenapa aku ngerasa aku nggak terbebani oleh usia sih, enggak tahu kenapa,” ujarnya.

Saat ditanya sejak kapan dirinya ingin melakukan metode ini, ternyata Luna sudah menginginkannya sejak lama?

Juri di ajang pencarian bakat Indonesia’s Next Top Model ini sudah berkeinginan untuk melakukan freeze egg sejak 4 tahun lalu.

Namun Luna baru melaksanakannya tahun lalu setelah baru mendapatkan informasi metode ini dapat dilakukan di Tanah Air.

“Aku sebenarnya sudah pengin dari 4 tahun yang lalu Mbak, cuman baru kesampaian tahun lalu, karena ternyata di Indonesia ada,” paparnya.

Di sisi lain, Luna Maya juga mengungkapkan bukan jenis perempuan yang gampang gonta-ganti pasangan.

Dia mengaku terbiasa untuk berhubungan lama dengan seorang lelaki, sehingga dapat mengenal karakternya lebih dalam.

“Kita saling mengenal, saling mencoba untuk menentukan apakah (bisa lanjut), iya.”

“Karena kan aku penganut kalau berhubungan tuh sukanya lama-lama, aku harus tahu benar lah,” beber Luna Maya.

Apa Itu Freeze Egg yang Dilakukan Luna Maya Agar Tetap Bisa Hamil Di Usia Tak Muda Lagi?

Artis peran Luna Maya baru saja mengungkapkan fakta mengejutkan tentang dirinya yang belum diketahui publik.

Secara terus terang kepada Venna Melinda, Luna Maya secara blak-blakan mengakui telah melakukan freeze egg pada usianya yang hampir menginjak kepala 4, atau lebih tepatnya 38 tahun.

Luna Maya menjalani proses itu tak lain untuk menjaga kesuburan sel telurnya dengan cara membekukannya lebih awal.

Caranya dengan mengumpulkan dan membekukan sel telur yang kemudian dapat dipakai jika dia bertekad untuk memiliki anak.

Namun apakah Freeze Egg tersebut ?

Freeze Egg

Orang Indonesia mungkin cukup asing mendengar kata ‘Freeze Egg’

Freeze Egg atau juga sering disebut pembekuan telur adalah suatu prosedur di mana sel telur dari seorang wanita diambil, dibekukan lalu disimpan.

Teknik ini dilakukan agar menjaga sel telur kita.

Agar dikemudian hari saat sudah memasuki usia tua, sel telur tersebut dapat dipakai.

Dengan cara ini, seorang wanita dapat hamil dengan sel telur yang disimpan tersebut meskipun usianya sudah sangat tua.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia subur wanita adalah pada saat mereka berusia 14-49 tahun.

Sementara puncak masa subur dan kualitas telur terbaik wanita berada pada 20-30 tahun.

Biasanya, pada usia subur, wanita akan lebih mudah untuk hamil.

Namun jika usia wanita tersebut sudah pada 30 tahun keatas masa subur mereka perlahan-lahan berkurang.

Hal ini membuat seorang wanita sulit untuk mendapatkan anak.

Maka cara Freeze Egg sangat ampuh digunakan oleh setiap wanita agar dapat hamil diusia yang sudah tua.

Metode Freeze Egg ini ditemukan pada tahun 1986.

Selama kurang lebih puluhan tahun metode ini sudah menghasilkan lebih dari seribu hingga dua ribu bayi yang telah lahir.

Dilansir dari alphafertilitycentre.com menjalankan program freeze egg atau pembentukan sel telur ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pertama-tama seorang wanita akan terlebih dahulu diperiksa oleh dokter untuk mengetahui apakan menderita penyakit menular atau tidak.

Kemudian wanita tersebut akan diberikan waktu selama 8-10 hari suntikan untuk merangsang ovarium.

Suntikan tersebut berkerja untuk menghasilkan beberapa telur dimana telur tersebut pengumpulannya melalui prosedur sederhana menggunakan jarum tipis.

Setelah telur dikumpulkan, telur tersebut dikultur dalam inkubator selama 2-4 jam untuk mendorong pematangan telur.

Telur-telur itu kemudian di vitrifikasi dan disimpan sampai siap untuk dicairkan.

Dikutip dari ledisia.com ada 4 alasan wanita harus melakukan freeze egg ini.

Salah satunya adalah menjaga kesehatan perawatan radiasi.

1. Memperluas Kesempatan Hamil

Jika saat ini Anda belum menikah atau belum siap hamil (karena masalah finansial, mengejar studi, atau belum memiliki pasangan) di usia dua atau tiga puluhan, kemungkinan ketidaksuburan bisa terjadi saat Anda sudah menikah atau baru siap hamil.

Dengan adanya telur yang dibekukan tersebut, telur bisa dipakai lagi untuk merencanakan kehamilan pada usia 30, 40, atau 50-an.

2. Sel Telur Berguna Agar Tidak Membuang Embrio Dari Proses Bayi Tabung

Ketika seorang wanita dan suaminya melakukan bayi tabung, proses pembuahan dilakukan di laboratorium.

Kemudian muncullah embrio dari pembuahan tersebut. Pada beberapa kasus bayi tabung, Anda bahkan bisa mendapatkan embrio ekstra dan diberi pilihan: menyimpan kembali atau membuang embrio sisanya.

Jika pilihan pertama yang Anda nyatakan, maka Anda bisa hamil lagi di waktu yang diinginkan dengan embrio tersebut.

3. Kesuburan Terlindungi Selama Perawatan Medis

Banyak penderita kanker yang diwajibkan menjalani kemoterapi atau perawatan dengan radiasi.

Padahal, konsekuensi dari perawatan tersebut mampu menghilangkan kesuburan Anda.

Namun jika Anda memutuskan untuk mengambil dan membekukan sel telur sebelum kemoterapi, kesuburan Anda akan tetap terjaga.

Selepas kemoterapi, sel tersebut bisa ditanamkan lagi pada uterus dan Anda pun bebas merencanakan kehamilan

4. Semakin Muda Menyimpan Sel Telur Semakin Baik

Semakin muda seorang wanita menyimpan dan membekukan sel telur berarti itu semakin baik.

Jika sudah tua nanti, seorang wanita akan merasa beruntung karena masih mempunyai simpanan sel telur muda yang lebih berkualitas.

Ini karena sel telur tua berpeluang memiliki kelainan kromosom jika dipakai untuk hamil.

Luna Maya jelaskan alasannya ingin melakukan Freeze Egg di usianya yang hampir menyentuh kepala 4

 

Sumber : palembang.tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published.