Wisata Kalsel Susur Gua Telaga Dewa di Balangan, Tidak Boleh Tinggalkan Apapun Kecuali Jejak Kaki

Perbuatan tidak bertanggung jawab oleh pengunjung wisata Kalsel Gua Telaga Dewa Desa Liyu Kabupaten Balangan Kalsel, begitu disayangkan oleh pengelola wisata setempat.

Pasalnya, ada saja wisatawan yang mencoret-coret dinding gua dan menuliskan nama mereka.

Saat memasuki Gua Telaga Dewa, tak dipungkiri akan menemukan tulisan tangan orang tak bertanggung jawab, bahkan ada bekas ukiran dari batu yang membuat dinding gua menjadi rusak.

Pengunjung Wisata Kalsel, Gua Telaga Dewa di Desa Liyu Kecamatan Halong Balangan melihat wadah air yang disebut sebagai telaga dewa.

Tindakan tersebut rupanya menjadi alasan Pokdarwis Desa Liyu menutup objek wisata alam itu. Terlebih perbuatan tersebut dianggap merusak apa yang diolah oleh alam selama ribuan tahun.

Ketua Pondarwis Desa Liyu, Megi menerangkan, para wisatawan masih perlu diedukasi agar tidak lagi mencoret dinding gua. Sehingga keindahan bebatuannya tetap terjaga.

Kelak, saat objek wisata tersebut kembali dibuka, Megi berpesan agar jangan lagi ada pengunjung yang mencoret tempat tersebut. Bahkan juga dilarang bermain di telaga yang ada di dalam gua.

Ketua Pokdarwis Desa Liyu, Megi memperlihatkan tulisan pada dinding Gua Telaga Dewa, wisata Kalsel di Kabupaten Balangan.

“Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak kaki dan jangan mengambil apapun kecuali foto dan video,” pesan Megi.

Menjaga kebersihan alam pada wilayah wisata tentu menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pengunjung. Megi juga berharap para wisatawan yang datang dapat bekerjasama untuk menjaga alam sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.