JADI SOROTAN! Anak Nikita Mirzani Pernah Dicemooh Teman Sekolah, Balas Begini saat Bela Sang Mama

  • Share

Anak Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry atau akrab disapa Loly blak-blakan bongkar perasaannya memiliki ibu yang penuh kontroversi.

Loly ternyata pernah mendapat perlakuan tak menyenangkan saat berada di sekolah berkaitan dengan ibunya.

Hal tersebut terekam dalam vlog di YouTube Crazy Nikmir REAL, Jumat (4/12/2020).

Nikita Mirzani termasuk artis Tanah Air yang kerap berseteru dengan publik figur lainnya.

Dari hal tersebut, tak heran jika Nikita Mirzani dicap sebagai artis kontroversial karena sering membuat onar.

Rupanya, sikap kontroversi Nikita Mirzani membawa pengaruh untuk anaknya.

Awalnya Loly diminta membeberkan fasilitas yang ia dapat sebagai anak Nikita Mirzani.

“Loly, sebagai anak Nikita Mirzani, artis terkenal semua orang tahu, kamu dapat fasilitas apa dari mimi?” tanya Nikita.

“Banyak, kamar bagus, aku dapat nintendo, terus aku bisa sekolah bagus. Mobil bagus, fasilitas semua dapat, TV bagus, kasur bagus. Semua bagus, gak ada yang jelek alhamdulillah,” ungkap Loly.

Pada momen itulah remaja berusia 13 tahun ini menceritakan kejadian saat berada di sekolah.

Ia menyebut masih ada saja orang yang iri dengan kehidupannya.

“Tapi ada yang suka ngiri tiap kali lihat aku di sekolah. Dibilang gini ‘Loly gimana sih punya mama Nikita Mirzani masa suka cari masalah’ digituin,” lanjut Lolly.

Mendengar hal tersebut, Nikita pun penasaran bagaimana cara Loly menanggapinya.

Putri sulung Nikita itu dengan berani melakukan pembelaan untuk sang ibu.

“Kalau ada orang yang ngomong begitu gimana tuh?” tanya Nikita.

“Aku jawab ‘Ya bukannya kayak gitu, lu kan gak tahu mama gue kayak gimana sebenarnya’ aku bilang gitu.”

“Terus katanya ‘Halah omong doang’ ya bener, emang lu tahu mama gue kayak gimana sifatnya di rumah?” kata Loly.

“Kata dia ‘Ya iya itu di internet kan mama lu suka marah-marah sama orang’.”

“Aku bilang ‘Ya marah-marah juga pasti ada alasannya, lu juga kalau misal ada orang yang sentil dikit marah gak? ya marahlah kata dia, ya udah sama aja.”

“Ya udah gak usah ngurusin hidup mama gue. Ngapain bawa-bawa mama gue,” pungkasnya.

Dukung Putrinya Jadi Atlet Panahan

Belum lama ini Loly, putri sulung Nikita Mirzani mengungkapkan niatnya ingin menjadi atlet panahan profesional.

Apalagi setelah Laura Meizani Nasseru Asry alias Loly mencatatkan prestasi di salah satu kejuaraan panahan.

“Meski gue kerja dan tidak bisa menemani Loly ikut kejuaraan panahan, dia menunjukkan semangat luar biasa,” kata Nikita Mirzani, Rabu (13/10/2021).

Loly bahkan bisa membuat ibunya tersebut bangga.

“Hasil kejuaraannya perfect, gurunya saja senang banget, apalagi gue yang jadi ibunya,” ucap janda tiga anak tersebut.

“Gue dukung aja, biasanya kan teenagers masih suka berubah-ubah maunya,” ujar Nikita Mirzani.

Di keluarga Nikita Mirzani, tidak ada seorang pun yang menyukai dan bisa memanah.

Selama ini Nikita Mirzani tidak pernah mengetahui alasan Loly ikut panahan.

“Cuma dia (Loly) doang. Gue nggak tahu alasannya sampai senang panahan,” ucap Nikita Mirzani yang berharap mimpi anaknya itu benar-benar terwujud.

Ketika ditanya alasannya ikut panahan, Loly menceritakan ke ibunya tersebut bahwa olahraga ini disukai para nabi.

“Selain olahraga, dia juga dapat amalannya. Padahal gue nggak ngajarin,” ujar janda tiga anak itu.

Nikita Mirzani hanya bisa memberi dukungan untuk anak-anaknya.

Meski alat panahnya tidak murah, Nikita Mirzani tetap memberi dukungan terbaiknya.

“Walau alat-alat panahan itu mahal, its oke,” kata Nikita Mirzani seraya mengaku sudah merogoh koceknya lebih dari Rp 500 juta untuk membeli alat pahanan putrinya itu.

Jika digabung dengan latihan panahan, biaya yang dikeluarkan Nikita Mirzani untuk Loly sudah lebih dari Rp 800 juta hingga hampir Rp 1 miliar.

“Latihan panahan per sesi dan bukan setiap bulan bayarnya. Sekali pertemuan itu bisa bayar Rp 800-900 ribu,” ucap Nikita Mirzani.

“Gue ingin dia menjadi anak mandiri,” ujarnya

(*/Grid.id)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *