Begini Cara Simpan Keju Agar Tetap Awet dan Tidak Jamuran

  • Share

Keju adalah salah satu makanan yang menjadi favorit banyak orang.

Ditambahkan dalam roti tawar saat sarapan atau salad dan makanan lainnya.

Namun, keju adalah salah satu makanan yang cepat rusak dan berjamur jika tidak disimpan dengan benar.

Jika Anda berpikir untuk menaruh keju di kulkas, itu bukan cara yang tepat.

Keju akan lebih bertahan lama dan tidak berjamur jika menaruhnya dengan benar meski telah dibuka dan dipotong.

Nah, berikut ini cara yang benar untuk menyimpan keju.

Cara Menyimpan Keju

Rupanya, salah menyimpan keju yang telah dibuka dari kemasannya akan menyebabkan keju tersebut berubah rasa, menjadi lebih keras dari sebelumnya, bahkan keju tersebut bisa berjamur.

Senior Brand Manager Meals Mondelez Indonesia, Putri Happy berbagi tips agar potongan keju yang telah terpakai tetap pada rasa dan tekstur yang sama saat digunakan di kemudian hari.

1. Bungkus dengan Alumunium Foil

Pertama, bungkuslah kembali menggunakan aluminium foil pembungkusnya.

Jika Anda terlanjur membuang aluminium foil yang menjadi pembungkus keju kemasan, Anda bisa menggantinya dengan kertas roti atau baking paper.

2. Jangan Disimpan dalam Kulkas

Jangan letakkan keju di dalam kulkas, karena selain akan mengeras, keju tersebut akan memiliki rasa yang tidak sesuai dengan rasa keju pada umumnya.

“Keju itu pada dasarnya terdapat bakteri baik yang hidup didalamnya, oleh karena itu keju membutuhkan sirkulasi udara yang baik,” kata Putri saat mengisi acara Berbagi Kreasi Keju Kraft di Jakarta, Selasa (30/5/2017).

3. Belilah saat Dibutuhkan

Disarankan untuk membeli keju sesuai dengan kebutuhan untuk menghindari batas kadaluwarsa yang sudah tak layak untuk dikonsumsi.

“Keju kan banyak macam-macam ukurannya ya, disesuaikan saja dengan kebutuhan,” terangnya.

4. Buang Bagian yang Terpotong Sebelumnya

Jika ingin mengkonsumsi kembali keju yang telah dipakai sebelumnya, disarankan untuk terlebih dahulu membuang bagian yang terpotong sebelumnya.

Manfaat Makan Keju

Seperti dilansir dari telegraph.co.uk, walaupun sering dianggap memiliki kandungan lemak yang tinggi, sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal Of Clinical Nutrition menyatakan, keju tidak memiliki efek negatif yang berdampak pada kolesterol darah dalam tubuh.

Bahkan seorang Ahli gizi dari Universitas Copenhagen, Arne Astrup, mengatakan “Penelitian dengan jelas menunjukkan manfaat kesehatan dari keju untuk pencegahan diabetes tipe 2, penyakit jantung dan kanker.”

Selain itu, mengonsumsi keju, diyakini dapat mencegah terjainya kanker hati hingga juga kerusakan pada gigi, lo.

Menurut sebuah studi baru dari Universitas A&m Texas, makan keju bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker hati dan meningkatkan kesehatan hati.

Penelitian itu juga menemukan bahwa keju tua seperti jenis brie dan cheddar memiliki potensi baik dalam meningkatkan harapan hidup hingga 25 persen.

Ini dikarenakan, keju tersebut mengandung senyawa yang disebut ‘spermidine’, yang dapat mencegah terjadinya fibrosis hati serta ‘karsinoma hepatoseluler’ atau jenis kanker hati yang paling umum.

Namun sekali lagi, konsumsi keju ini tidak boleh berlebihan ya!

 

sumber : sajiansedap.grid

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *