Perasaan Bosan Rizky Billar pada Lesti Kejora yang Kini Jadi Istrinya Terungkap, Billar: Manusiawi

  • Share

Pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora sampai kini masih saja jadi sorotan. Bahkan, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah ikut menyorotinya.

Nah, satu yang disorot adalah perasaan bosan Rizky Billar pada Lesty Kejora.

Diketahui, Rizky Billar dan Lesti Kejora menikah siri sejak April 2021. Saat ini, mereka sedang menantikan anak pertama mereka.

Namun di depan Atta Aurel, Rizky Billar blak-blakan mengaku sempat bosan pada istri.

“Setuju gak setuju, hati-hati sama jawabannya. Setiap hubungan pasti ada bosannya, setuju atau gak setuju?” tanya tim , dilansir TribunnewsBogor.com (grup Banjarmasinpost.co.id) dari Youtube Rizky Billar.

Begitu mendengar pertanyaan itu, Rizky Billar dan Lesty Kejora langsung memperlihatkan kata ‘setuju’.

Kaget melihat jawaban pasangan Leslar, Aurel sempat protes dengan pertanyaannya.

Karena menurutnya, pertanyaan tersebut akan memantik cekcok diantara pasangan.

“Aduh, ah gak mau ah. Kenapa pertanyaan gitu sih, berantem nanti,” imbuh Aurel.

Kemudian, Rizky Billar menyebut rasa bosan pada pasangan ini termasuk manusiawi.

Akan tetapi, Rizky Billar menggaris bawahi soal caranya mengatasi kebosanan tersebut.

“Bosen itu manusiawi, bosen, jenuh, tinggal bagaimana kita mengatasi kejenuhan itu dengan cara apa gitu,” ujar Rizky Billar.

Jawaban Rizky Billar langsung mendapat komentar Atta Halilintar.

Menurut Atta Halilintar, jika tidak merasa bosan, malah akan aneh dan seakan ada yang ditutupi.

“Manusia itu memang ada bosannya. Kalau gak bosan itu malah aneh,” imbuh Atta Halilintar.

“Pasti ada sesuatu nih,” timpal Aurel.

Kemudian, Rizky Billar juga menyebut rasa bosan merupakan sebuah tantangan dalam hubungannya.

Kemudian, ia juga harus mencari cara untuk membunuh rasa bosan tersebut agar tidak merusak hubungannya dengan pasangannya.

“Dan itu adalah bagian dari tantangan hidup, gimana kita bisa membunuh rasa bosan,” ujar Rizky Billar.

Ia tidak mempermasalahkan rasa bosan yang ia rasakan kepada pasangannya.

Dengan catatan, ia harus bisa membatasi diri supaya tidak berbuat semaunya saat ia merasa bosan.

“Asal kita tau batasan,” ujar Rizky Billar.

Lanjut lagi, Rizky Billar menyebut bosan bukanlah level tertinggi dalam kehidupannya.

Menurutnya, level tertinggi dalam hidupnya yang sangat sulit ditangani adalah ketika merasa muak dengan hubungannya.

“Bosan itu menurut gue levelnya belum terlalu tinggi ya, level tertinggi menurut gue yang udah nggak ada obat itu adalah ketika muak,” ujar Billar.

Selain itu, ia juga meyebut level tertinggi lainnya saat pasangan sudah mati rasa.

“Iya mati rasa, atau muak itu udah nggak ada obatnya,” ujar Rizky Billar.

Apabila merasa bosan, masih bisa rundingan dengan pasangannya bagaimana cara mengatasinya.

Namun, ketika sudah merasa muak, ia menyebut, hubungannya sudah sulit untuk diselamatkan.

“Kalau bosen kita bisa diskusiin dengan pasangan kita, lah kalau ini (muak) kita kemanain?,” ujar Billar.

Mendengar penjelasan Billar, Atta Halilintar pun memberikan pendapatnya

“Pasti ada bosen, gak mungkin dong nafsu terus,” imbuh Atta Halilintar.

“Hidup itu kan ada lika-likunya,” tambahnya.

Menurut Billar, hidup selalu lurus malah akan membuat semakin bosan.

“Hidup lurus-lurus aja, kurang enak,” ucap Billar.

Saat nanti rumah tangganya berusia puluhan tahun, Billar yakin pasti ia akan merasa sangat bosan.

Namun, ia tetap berusaha mencari cara bagaimana mengatasi rasa bosan tersebut.

“Misalkan kita 30 tahun udah menikah nih, pasti kita ngerasa titik itu, cuman gimana kita ngebuat hubungan kita seperti baru pacaran lagi,” ujar Rizky Billar.

“Bener,” pungkas Atta Halilintar.

Mengaku setuju kalau setiap hubungan ada bosannya, Lesty Kejora mengungkapkan alasannya.

Menurut Lesty Kejora, rasa bosan dalam sebuah hubungan apalagi suami istri adalah sebuah kenikmatan.

“(Rasa bosan) ini tuh bisa menjadi sebuah kenikmatan,” ujar Lesty Kejora.

Saat merasa bosan, Lesty Kejora akan berusaha mengingat-ingat kembali momen bersama Rizky Billar saat awal-awal menjalin hubungan.

“Nikmatnya tuh ya kita harus sama-sama saling, gimana cara ngembaliin rasa yang dulu pernah kita awal rasakan,” ujar Lesti.

Lanjut, Lesty Kjeora juga menganalogikan kehidupannya seperti jalan tol.

Lesty Kejora mengatakan, jalan tol yang terlihat lurus pasti masih terdapat sedikit lubang atau kemiringan.

“Jalan tol di kita kan nggak ada yang lecet, pasti ada lubangnya, ada miringnya,” ujar Lesty Kejora.

 

sumber : banjarmasin.tribunnews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *