Kembali Mulut Pedas Nikita Mirzani Bongkar ‘Kebusukan’ Rachel Vennya yang Nekat Kabur dari Wisma demi Party di Bali!

Nikita Mirzani beraksi mengungkap uneg-unegnya soal kasus yang kini sedang menimpa Selebgram, Rachel Vennya.

Sebelumnya, Nikita Mirzani memang banyak mengungkapkan kebusukan Rachel Vennya yang nekat kabur dari Wisma Atlet demi party dengan teman-temannya.

Meski Rachel Vennya sudah meminta maaf lewat akun Instagramnya, namun amarah Nikita Mirzani masih tak terbendung.

Bak mewakili isi hati netizen Indonesia, Nikita Mirzani merasa hal yang didapatkan oleh Rachel Vennya tidak adil dengan apa yang dirasakan orang-orang lain yang dikarantina.

Lewat Instagramnya, Nikita Mirzani kembali mengkritik sikap dari Rachel Vennya.

Ia bahkan menyindir kelakuan Rachel Vennya yang ‘sekamar’ dengan kekasihnya.

“Buna berhak bahagia tapi buna juga berhak untuk Di periksa

Semua gara2 buna.

Andai saja dia mau berdiam diri di kamar hotel karantina bersama pacarnya.

Pasti ga akan banyak ngelibatin orang lain Dalam kasus ini.

Jujur saya kecewa Karna ini pengalaman pribadi saya sendiri yang harus Di karantina di hotel bintang 5 selama 8 hari dgn fasilitas yang kurang bgs.

Tapi Rachel dgn enak nya bisa memilih wisma atlit yang jelas2 hanya boleh Di peruntuhkan untuk TKW. Pelajar . PNS dan org yang bekerja di bagian pemerintaha.

Setelah dia Kabur dari karantina Di wisma atlit ( padahal duit nya banyak ) dia langsung terbang ke pulau dewata bali guna untuk merayakan hari ulang thn nya bersama tmn2 nya sesama selebgram itu..

Saya aja takut mau Kabur, lah kok dia berani bgt.

Jadi menurut saya.

Rachel adalah org satu2 nya yg harus bertanggung jawab Akan hal ini. Yang lain itu cuma Korban Knp saya bisa blng begin.

Krn yang bayar kan pke duit sih Rachel. Coba dia ga punya duit pasti diem aja tuh Rachel.

Gue ga ada maksud apapun Dalam kasus ini. Gue cuma minta semua nya adil. Apa Kabar nya tuh yg msh karantina 8 hari di hotel atau pun wisma atlit.

Video ini Di ambil 2 bulan lalu bersama @dr.tirta mau liat lengkap nya. Cekidot aja di YouTube nya Langit Entertaiment,”tulis Nikita Mirzani.

Cuitan Nikita Mirzani

Sebelumnya, dr. Tirta mengunggah pendapat dari Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban, bersuara.

Pada akun Twitter-nya, Prof Zubairi menegaskan tindakan Rachel Vennya yang kabur dari tempat karantina diduga dibantu oleh oknum petugas tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

Itu karena berisiko menularkan Covid-19 kepada masyarakat.

“Ini adalah kutipan prof @profesorzubairi , dari @ikatandokterindonesia Kasus kemarin mendapat sorotan dari @kemenkes_ri dan @satgascovid19.id,” tulis dr. Tirta di akun Instagram-nya, Kamis (14/10/2021) siang.

Dia meminta agar kasus Rachel Vennya ini dapat diinvestigasi.

Mengingat ada kabar oknum TNI yang diduga membantu Rachel Vennya untuk kabur dari proses karantina usai tiba dari Amerika Serikat.

Menurutnya, potensi aturan dikangkangi oleh oknum petugas kian terbuka jika tidak diselidiki.

“Kalau cuma ‘lupa masker’, ‘lupa protokol’ masih bisa dislesaikan dengan teguran, karena ditegur, slesai, sudah ga ada denda lagi seperti tahun lalu.

Tapi ketika sudah ‘diduga meloloskan diri dari karantina kedatangan luar negeri’ bahkan melibatkan oknum petugas, maka investigasi harus segera dibuat, jangan sampai malah ada kasus lain.

‘KongKaliKong kah?’,” tulis Tirta.

Dia pun berharap Kementerian Kesehatan RI dan Satgas Covid-19 memimpin investigasi ini guna menguak fakta sesungghnya.

Sebelumnya, dia juga sempat menyebut terkait dengan proses karantina dengan Nikita Mirzani.

“Saya mempercayakan kasus ini sepenuhnya pada @kemenkes_ri dan @satgascovid19.id agar investigasi menyeluruh karantina kedatangan dari luar negeri.

Dejavu, 2 bulan lalu Saya pernah bahas ini bareng nyai @nikitamirzanimawardi_172 , tapi beda orang, eh kok skrng kejadian lagi.

Padahal saat itu kita dah wanti2,” tulis Tirta mengakhiri unggahannya.

Terdahulu Prof Zubairi Djoerban memberikan pernyataan tegas dan lugas ihwal tindakan Rachel Vennya yang diduga kabur dari karantina itu.

Pernyataan itu dia tuangkan lewat Twitter-nya, Kamis pagi.

“Siapapun Anda. Yang diduga selebgram dan diduga kabur, serta diduga dibantu petugas. Anda tak dapat meninggalkan karantina atas alasan apapun.

Hal itu menempatkan risiko bagi masyarakat. Apalagi jika Anda datang dari negara berisiko super tinggi.

Jangan merasa punya privilese,” cuit Prof Zubairi Djoerban.

Sumber: Sripoku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *