Jadi Tersangka, Medina Zein Serang Balik Marissya Icha, Laporkan Atas Tudingan Pelanggaran ITE

Medina Zein kini ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Ia lantas melaporkan balik Marissya Icha atas dugaan pelanggaran UU ITE.

Perseteruan Medina Zein dan Marissya Icha kini menemui babak baru.

Marissya Icha sebelumnya telah melaporkan Medina Zein ke polisi atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Dan kini, Medina Zein telah dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

Sebagai informasi, Medina Zein telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas laporan yang dilayangkan oleh Marissya Icha.

Keduanya sempat dilakukan proses mediasi, namun akhirnya gagal.

Meski statusnya kini jadi tersangka, Medina Zein mengatakan jika dirinya tidak masalah dan menghargai proses hukum yang sudah ditetapkan.

Namun, ia juga tak serta merta begitu saja memaafkan Marissya Icha.

Medina Zein ditetapkan jadi tersangka pencemaran nama baik Marissya Icha.

Diketahui, Medina juga telah melaporkan balik Marissya Icha.

Ia melaporkan Marissya terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Rabu (5/1/2022).

“Kedatangan kami ke Polda untuk melaporkan MI yang diduga melakukan tindak pidana melanggar UU ITE,” kata Djamalluddin Koedoeboen selaku pengacara Medina Zein, dilansir Tribun Style dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu 5 Januari 2022.

Laporan ini merupakan buntut tudingan Marissya terhadap Medina melakukan penyogokan demi mendapat penghargaan dalam daftar 50 orang terbaik di Indonesia tahun 2021.

“Di dalam postingan itu bahwa penghargaan yang diperoleh klien kami itu kata beliau itu penuh dengan sogokan atau dengan kata lain nembak.

Ada gratifikasi di situ, ada hal-hal lain sebabkan klien kami dapatkan penghargaan itu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Medina juga dituding memberikan cincin palsu untuk adik mendiang Bibi Ardiansyah.

“Terlapor memposting di Instagram yang menyindir klien kami dengan tuduhan bahwa

‘ntar posting juga nih video diamond palsu yang anda kasih ke adik almarhum’.

Dan itu adalah tuduhan yang sangat keji,” tambahnya.

Selain dua hal itu, Marissya juga disebut telah menuding Medina Zein tak bisa berpergian ke luar negeri lantaran paspor dan visanya di tahan pihak imigrasi.

Ia merasa semua ucapan Marissya Icha adalah fitnah dan kebohongan, sehingga melaporkan balik adalah jalan terbaik yang ditempuh Medina Zein.

Simak video lengkapnya

Medina Zein hargai proses hukum yang berjalan

Medina Zein kini ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Marissya Icha.

Ya, Marissaya Icha sempat melaporkan istri Lukman Azhari tersebut terkait pencemaran nama baik.

Laporan itu dibuat pada 5 September 2021 lalu.

Mendapati statusnya dinaikkan menjadi tersangka, Medina Zein pun memberikan tanggapan.

Medina Zein tanggapi statusnya dinaikkan menjadi tersangka terkait laporan Marissa Icha.

Ia mengaku menghormati proses hukum yang berjalan.

“Aku enggak masalah, aku menghargai proses hukum, siap dengan semuanya,” kata Medina seperti dikutip TribunStyle.com dari YouTube KH INFOTAINMENT, Rabu 5 Januari 2022.

Lebih lanjut, Medina bakal menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Pemeriksaan itu dijadwalkan pada 10 Januari 2022.

Medina memastikan dirinya akan hadir.

“Aku akan menghadiri semuanya,” lanjutnya.

Kuasa hukum Medina juga menegaskan pihaknya akan menghormati proses yang berjalan.

Ia menyebut kliennya bakal mempertanggung jawabkan semuanya.

Medina Zein tanggapi statusnya yang dinaikkan menjadi tersangka

“Proses hukum ini tentu kita menghargai semuanya, jadi biarkan berjalan.

Yang pasti kami akan pertanggung jawabkan itu, nanti kita lihat.

Kan dunia juga belum runtuh,” tegas kuasa hukum Medina.

Sebelumnya, kabar penetapan tersangka kepada Medina Zein diumumkan kuasa hukum Marissya Icha, Ahmad Ramzy.

“Alhamdulillah hari ini laporan polisi yang telah kita buat pada 5 September telah ditingkatkan status terlapor atas nama MS alias MZ dari saksi terlapor menjadi tersangka,” ungkap Ahmad.

 

(TribunStyle.com/Putri Asti/Febriana)

Leave a Reply

Your email address will not be published.